Halaman

15 Januari 2013

Kemudikan mobil matic? gampang kok

Pada dasarnya mobil matic itu lebih simple dari mobil mobil yang transmisinya masih manual. Cara menggunakan mobil dengan transmisi Otomatis - Berbeda dengan mobil transmisi manual, mobil transmisi otomatis atau mobil matic memiliki jumlah pedal yang sama dengan mobil transmisi manual untuk beberapa tipe. Hanya saja pada mobil dengan transmisi otomatis pedal kopling yang pada transmisi manual berada di kaki sebelah kiri, berubah fungsi menjadi pedal rem.

Urutan pedal pada beberapa tipe mobil matic yaitu Pedal Gas paling kanan, Tengah Pedal Rem dan paling kiri di bawah kaki kiri adalah Pedal Rem dengan pengunci sebagai pengganti handrem.


 Jadi ketika kita mengendarai mobil matic harus mulai membiasakan kaki kiri bebas tugas dari kebiasaan menekan pedal kopling seperti saat memakai mobil manual transmisi. Karena pada mobil matic jika kita injak pedal sebelah kiri atau pedal di kaki kiri artinya kita sedang menginjak pedal rem atau rem parkir atau kita kenal sebagai handrem jika pada mobil manual.

Berikut adalah urutan tuas transmisi pada mobil matic yang bermanfaat buat yang mau belajar cara mengemudi mobil matic :



Tombol Shift Lock mempunyai fungsi sebagai sistem pengunci transmisi pada posisi tuas tertentu. Shift lock biasanya ada pada beberapa mobil matic terbaru. Mobil yang akan di parkir paralel gunakan tombol shift lock untuk menggeser posisi P ke N, sehingga mobil bisa digeser-geser.

Huruf P (Park), posisi ini berarti secara mekanis, transmisi mengunci roda sehingga mobil tidak dapat maju maupun mundur. Agar transmisi awet, anda dianjurkan menggunakan posisi P apabila mobil berhenti lama atau kondisi mobil sedang di parkir.

Huruf R (Reverse), posisi ini berarti mobil bergerak mundur. Lakukan injak rem sebelum memindahkan tuas transmisi ke posisi R (model gate). Mobil matik prinsipnya akan selalu berjalan maka lakukan pelepasan rem secara perlahan-lahan agar mobil tidak mundur dengan cepat.

Huruf N (Neutral), posisi ini berarti mobil dalam keadaan bebas. Kondisi roda mobil secara mekanis tidak terkunci oleh sistem transmisi, begitu juga pada putaran mesin. Mobil dapat didorong secara bebas. Pastikan posisi transmisi pada tuas N agar mobil dapat distarter (sama seperti posisi tuas di P).

Huruf D-3 (Gigi 3), posisi ini mobil bergerak maju dan merupakan posisi top gear. Tanda ini juga sebagai petunjuk bahwa mobil jenis matik dengan 4 percepatan.

Huruf 2 (Gigi 2), Posisi ini biasa juga disebut second gear. Bila mobil berada pada tanjakan yang agak curam maka dianjurkan transmisi digeser ke tuas 2, begitu juga mobil dalam posisi jalan yang turunannya agak curam disebabkan tuas gigi 2 mempunyai engine break.

Huruf L (Gigi 1), Posisi ini merupakan posisi transmisi yang paling rendah (low). Biasanya posisi ini digunakan jika mobil sedang menarik kendaraan di jalur berat, tanjakan yang sangat curam atau turunan yang sangat curam.


Semoga bermanfaat untuk yang memerlukan informasi urutan tuas transmisi mobil matic buat yang sedang belajar cara mengemudi mobil matic.